Mengikat Rasa Oleh: Irsyad Ashiddiqy Yusuf/EQ Editor: Shaffa Az Zahra/EQ Layouter: Amalia Hasna P./EQ & Rafaela Puteri A./EQ
Filosofi Gelato: Serai dan Kemangi Penulis: Arwa Izdihar A. /EQ Editor: Gigih Candra G. /EQ Layouter: Raaniya Kinasih A. /EQ
Retakan di Fondasi: Kesehatan Mental, Disfungsi Keluarga, dan Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia Penulis: Fernando Christopher Darmono/FEB UGM Editor: Orie Priscylla Mapeda Lumalan/EQ Layouter: Vini Wang/EQ
Tikus Berdasi dan Topeng Monyetnya di Sirkus Oligarki Penulis: Chelsea Deswita Sianturi/EQ Editor: Gigih Candra/EQ Layouter: Raaniya Kinasih A./EQ
Ide adalah Diksi, dan Aksi adalah Resolusi? Penulis: Atha Bintang Wahyu Mawardi/EQ Editor: Gigih Candra Ghufroni/EQ Layouter: Diana Sintya Maharani/EQ Di tengah deru langkah kaki ribuan mahasiswa dan gema poster yang menuntut supremasi sipil, terdapat satu hal yang menjadi jelas: masyarakat Indonesia masih punya denyut kesadaran. Mereka masih mau marah, turun ke jalan, percaya
Luka di Tubuh Demokrasi Penulis: Shakira Maheswari Editor: Handri Regina P/EQ Layouter: Raaniya Kinasih A/EQ
Mahasiswa dengan “AutoPilot”-nya, Generasi Cakap Menghafal, Tetapi Gagap Menghadapi Realitas Penulis: Handri Regina Putri/EQ Editor: Nawfal Aulia/EQ Layouter: Gilang Wirabumi N/EQ Kita mungkin pernah melihatnya—atau bahkan mengalaminya sendiri. Seorang mahasiswa dengan mata berkaca-kaca menatap laptop pada jam 3 pagi, tangan menari cepat di atas keyboard menyelesaikan tugas yang besok harus dikumpulkan. Esainya panjang, rapi, tapi isinya
Persepsi “Sekolah Favorit” di Tengah Implementasi Kebijakan Zonasi di Indonesia Penulis: Salsabil Jannah Editor: Aulia Valerie/EQ Layouter: Virdza Anditha
Menilik Nilai-Nilai Inklusivitas Pendidikan di FEB UGM Penulis: Tustiati Editor: Yolinda Nur Istighfari Layouter: Virdza Anditha
Belajar yang Jauh, Haruskah (Langsung) Pulang? Penulis: Muhammad Izzan Editor: Frida Lucyana Wahyuningsih/EQ Layouter: Virdza Anditha